REFERENSI COVID-19
1. Mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang
Mengkonsumsi makanan sehat menjadi salah satu cara jitu untuk tetap menjaga kesehatan tubuh. Kamu tetap harus menjaga asupan gizi yang masuk ke dalam tubuh sepanjang waktu.
Hal ini penting, agar imun di dalam tubuh tetap dalam kondisi bagus dan mampu melawan berbagai serangan virus yang bisa datang dari mana saja. Pastikan kamu selalu menjaga pola makan dengan baik, di mana makanan yang dikonsumsi tetap sehat dan bergizi seimbang.
Untuk menjaga imun tetap berada pada level yang prima, upayakan untuk mengkonsumsi berbagai makanan yang memiliki kandungan protein serta vitamin dalam jumlah memadai. Selain itu, makanlah dengan teratur setiap harinya. Hal ini penting, untuk mencegah timbulnya berbagai penyakit dan gangguan pencernaan di dalam tubuh.
2. Jaga kebersihan sepanjang waktu
Menjaga kebersihan tubuh juga menjadi hal penting yang wajib menjadi perhatian selama masa pandemi ini. Tak cukup hanya mandi 2 kali dalam sehari, selama masa pandemi ini, kamu dituntut untuk lebih sering mencuci tangan. Hal ini bertujuan untuk mencegah penyebaran virus, terutama setelah bepergian dan melakukan kontak dengan berbagai benda atau bahkan orang di sekitar.
Terapkan pola hidup sehat dengan selalu menjaga kebersihan sepanjang waktu. Jangan lupa untuk selalu memakai masker selama berada di luar, termasuk ketika kamu sedang sakit dan mengalami gangguan kesehatan. Bukan hanya untuk diri sendiri, cara ini juga akan membantu kamu menjaga orang-orang di sekitar agar tidak tertular virus.
3. Lakukan olahraga secara teratur
Jaga kesehatan dan kebugaran tubuh dengan cara melakukan olahraga teratur. Tidak perlu olahraga berat atau yang harus dilakukan di pusat kebugaran, kamu bisa memilih olahraga ringan yang mudah dilakukan di dalam rumah atau lingkungan sekitar rumah.
Olahraga akan membuat tubuh bergerak dan menjadi lebih bugar. Agar lebih menyenangkan, kamu juga bisa mengajak orang-orang terdekat untuk melakukan olahraga bersama di pagi hari. Namun jangan lupa untuk tetap menjaga jarak dengan aman.
4. Perbanyak ibadah
Selama masa pandemi, kamu tentu akan memiliki aktivitas yang terbatas dan jauh lebih sedikit dari sebelumnya. Ini akan memberi kamu keleluasaan untuk bisa menikmati berbagai aktivitas dengan lebih nyaman dan tenang.
Kamu bisa memanfaatkan waktu dengan memperbanyak ibadah, sehingga hati lebih nyaman dan tenang. Cara ini juga akan membuat kamu bisa lebih positif, baik dalam berpikir maupun bertindak.
5. Nikmati lebih banyak waktu dengan keluarga
Bagi kamu yang selama ini begitu sibuk dan hanya memiliki waktu terbatas dengan keluarga, saat ini bisa jadi momen tepat untuk memperbaiki semua ini. kamu akan menikmati waktu yang lebih panjang di rumah, sehingga bisa menikmati lebih banyak kebersamaan dengan keluarga.
Nikmati waktu dengan berkualitas, kamu bisa membuat jadwal rutinitas menyenangkan di dalam rumah. Pilih aktifitas yang akan membuat semua orang nyaman dan senang untuk menghabiskan waktu bersama. Jika perlu, kamu juga bisa membuat beberapa game seru yang akan membuat harimu dan keluarga menjadi lebih berwarna.
6. Gunakan waktu untuk menikmati hobi
Hobi kerap menjadi hal yang terlupakan, terutama jika kamu termasuk orang yang sibuk dengan pekerjaan. Namun selama masa pandemi, kamu tentu akan memiliki lebih banyak waktu luang. Manfaatkan hal tersebut untuk menikmati hobi yang selama ini tidak sempat kamu nikmati.
Lakukan hal-hal yang menyenangkan dan bisa membuatmu tetap bahagia, agar hari tidak menjadi berat. Selain itu, cara ini juga akan membuat kamu lebih positif dan memiliki semangat tinggi untuk tetap menikmati hari dengan maksimal.
Berusaha Melakukan Positif di Masa Sulit
Pandemi Covid-19 memang membawa banyak perubahan di dalam hidup, bahkan terbilang sulit untuk dilalui. Namun hal ini tidak bisa menjadi alasan kamu untuk tidak produktif dan bahagia. Pastikan kamu melakukan cara yang bisa tetap membuat positif, sehingga kamu tetap bisa menjaga kesehatan dan juga kualitas hidup secara maksimal.
VAKSIN COVID -19
Sinovac
Vaksin Sinovac adalah vaksin Covid-19 pertama di Indonesia yang mendapat izin penggunaan darurat dari BPOM. EUA diterbitkan oleh BPOM pada hari Senin, 11 Januari 2021.
Izin penggunaan darurat terhadap Sinovac diberikan setelah BPOM mengkaji hasil uji klinis tahap III vaksin yang dilakukan di Bandung. BPOM juga mengkaji hasil uji klinis vaksin Sinovac yang dilakukan di Turki dan Brasil.
Dari hasil analisis terhadap uji klinis fase III di Bandung menunjukkan efikasi vaksin Covid-19 Sinovac sebesar 65,3 persen. Vaksin yang dikembangkan oleh Sinovac Research and Development Co.,Ltd ini diberikan dua dosis. Jumlah setiap dosisnya 0,5 ml, dengan interval minimal pemberian antar dosis adalah selama 28 hari.
Mengutip berita Kompas.com pada 16 Juli 2021, efek samping vaksin Sinovac menurut BPOM antara lain: nyeri, iritasi, pembengkakan, nyeri otot, dan demam.
Adapun efek samping vaksin Sinovac dengan derajat berat seperti sakit kepala, gangguan di kulit atau diare yang dilaporkan hanya sekitar 0,1 sampai dengan 1 persen.
Vaksin Covid-19 Bio Farma
Satu bulan kemudian, tepatnya pada 16 Februari 2021, BPOM kembali mengeluarkan EUA untuk vaksin Covid-19 yang diproduksi oleh PT Bio Farma (Persero). Vaksin dengan nama produk vaksin Covid-19 itu memiliki nomor izin penggunaan EUA 2102907543A1.
Vaksin yang diproduksi oleh PT Bio Farma ini berasal dari bahan baku vaksin yang secara bertahap telah dikirimkan oleh Sinovac. Vaksin ini memiliki bentuk sediaan vial 5 ml. Setiap vial berisi 10 dosis vaksin yang berasal dari virus yang di-inaktivasi.
Untuk menjaga mutu dan kualitasnya, vaksin Covid-19 ini harus disimpan dalam tempat penyimpanan dengan suhu stabil antara 2-8 derajat celsius. Pada setiap vial telah dilengkapi dengan dua dimensi barcode khusus yang menunjukan detail informasi dari setiap vial. Hal itu berfungsi untuk melacak vaksin dan mencegah pemalsuan vaksin.
AstraZeneca
Hanya berselang beberapa hari, BPOM kemudian kembali mengeluarkan EUA untuk vaksin Covid-19 buatan perusahaan farmasi Inggris, AstraZeneca, pada 22 Februari 2021 dengan nomor EUA 2158100143A1.
BPOM memberikan izin penggunaan darurat untuk AstraZeneca usai melakukan evaluasi bersama Komite Nasional Penilai Obat dan pihak lainnya. Vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh AstraZeneca dan University of Oxford ini memiliki efikasi sebesar 62,1 persen. Vaksin ini diberikan secara intramuskular dengan dua kali penyuntikan. Setiap penyuntikan dosis yang diberikan sebesar 0,5 persen dengan interval minimal pemberian antar dosis yaitu 12 minggu. uh samping vaksin Astrazeneca bersifat ringan dan sedang. Berikut efek samping vaksin AstraZeneca: nyeri, kemerahan, gatal, pembengkakan, kelelahan, sakit kepala, meriang, dan mual.
Komentar
Posting Komentar